Surah Al-'Ankabut (bahasa Arab:
العنكبوت) adalah
surah ke-29 dalam
al-Qur'an. Surah ini terdiri atas 69 ayat serta termasuk golongan surah-surrah
Makkiyah. Dinamai
Al-'Ankabut berhubung terdapatnya kata
Al- 'Ankabut yang berarti
Laba-Laba pada ayat 41 surah ini, dimana
Allah mengumpamakan para penyembah berhala-
berhala
itu dengan laba-laba yang percaya kepada kekuatan rumahnya sebagai
tempat ia berlindung dan tempat ia menjerat mangsanya, padahal kalau
dihembus angin atau ditimpa oleh suatu barang yang kecil saja, rumah itu
akan hancur. Begitu pula halnya dengan kaum musyrikin yang percaya
kepada kekuatan sembahan-sembahan mereka sebagai tempat berlindung dan
tempat meminta sesuatu yang mereka ingini, padahal sembahan-sembahan
mereka itu tidak mampu sedikit juga menolong mereka dari azab Allah
waktu di dunia, seperti yang terjadi pada kaum
Nuh, kaum
Ibrahim, kaum
Luth, kaum
Syu'aib, kaum
Saleh,
dan lain-lain. Apalagi menghadapi azab Allah di akhirat nanti,
sembahan-sembahan mereka itu lebih tidak mampu menghindarkan dan
melindungi mereka.
Pokok-pokok isi
- Keimanan: Bukti-bukti tentang adanya hari berbangkit dan ancaman
terhadap orang-orang yang mengingkarinya, tiap-tiap diri akan merasakan
mati dan hanya kepada Allah mereka akan kembali; Allah akan menjamin
rezki tiap-tiap makhluk-Nya.
- Hukum-hukum: Kewajiban berbuat baik kepada dua orang ibu bapak; kewajiban mengerjakan salat karena salat
itu mencegah dari perbuatan keji dan perbuatan mungkar; kewajiban
menentang ajakan mempersekutukan Allah sekalipun datangnya dari ibu
bapak.
- Kisah-kisah: Kisah-kisah cobaan yang dialami oleh Nabi Nuh a.s., Nabi Ibrahim a.s., Nabi Luth a.s., Nabi Syu'aib a.s., Nabi Shaleh a.s., Nabi Musa a.s.
- Dan lain-lain: Cobaan itu perlu untuk menguji keimanan seseorang,
usaha manusia itu manfaatnya untuk dirinya sendiri bukan untuk Allah.
Perlawanan terhadap kebenaran pasti hancur.
0 Response to "Surah Al-'Ankabut"
Post a Comment