Latest Updates

Kitab Injil

Injil (bahasa Yunani: ευαγγέλιον/euangelion - Kabar Baik) adalah istilah yang digunakan untuk menyebut keempat kitab pertama dalam Alkitab Perjanjian Baru menurut kepercayaan Kristen. Keempat kitab tersebut, Injil Matius, Injil Markus, Injil Lukas, dan Injil Yohanes, disebut Kabar Baik, karena orang Kristen percaya bahwa narasi keempat Injil yang berpuncak pada kematian dan kebangkitan Yesus tersebut merupakan kisah penyelamatan Allah kepada umat manusia yang berdosa, supaya manusia dapat kembali mengenal Allah yang sesungguhnya dan dapat masuk ke surga. Menurut Islam, Injil adalah kitab yang
diturunkan kepada Nabi Isa a.s.
“Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah di dalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik.” (Qs 5:47).
Satu lagi ayat indah dalam Al-Quran yang membuktikan bahwa Injil adalah benar firman Allah. Kesimpulan: Injil wajib diperhatikan oleh, bukan orang Kristen saja, tetapi juga umat Muslim.

Dalam Injil Ada Kebenaran

Bila dalam Injil tidak ada kebenaran, jelas Al-Quran tidak akan memerintahkan agar pengikut Injil memutuskan perkara menurut apa yang terdapat dalam Injil.
Dalam Injil ada pedoman kebenaran.  Akibatnya Al-Quran memerintahkan agar Muhammad bertanya kepada pembaca Injil atas wahyu yang diterimanya. “Maka jika kamu (Muhammad) berada dalam keragu-raguan tentang apa yang Kami turunkan kepadamu, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang membaca kitab sebelum kamu...” (Qs 10:94)

Injil Pedoman Kepercayaan

Al-Quran berkata, siapa yang tidak memutuskan perkara menurut firman Allah yang terdapat dalam Injil, mereka adalah orang-orang fasik (Qs 5:47). Al-Quran juga memerintahkan Muhammad untuk memastikan wahyu yang diterimanya kepada orang yang membaca Injil (Qs 10:94).
Kedua ayat di atas secara langsung telah menjelaskan bahwa isi Injil wajib untuk dikuasai oleh setiap umat beragama, termasuk umat Muslim dan Kristen. Tujuannya, agar mereka tidak termasuk bagian dari orang fasik.

Mengungkap Kebenaran Injil

Injil adalah 'kabar baik'.  Injil yang dibawa Isa Al-Masih adalah berita kasih Allah.  Berita ini dikhususkan untuk manusia yang telah berdosa dan terpisah dari Allah. Allah adalah Allah yang adil.  Setiap orang yang berdosa harus dihukum, sebab upah dosa adalah maut.
Tetapi Allah yang adil itu juga Maha Kasih. Dia tidak ingin manusia ciptaan-Nya mati binasa akibat dosa yang mereka derita. Untuk itulah, Allah mengutus Firman-Nya dalam diri Isa Al-Masih ke dunia.  Sebagai tebusan Allah, orang yang percaya kepada Isa Al-Masih tidak binasa.
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan {qluetip title=[Anak-Nya]}Kata kiasan untuk Kalimat Allah, Isa Al-Masih{/qluetip}yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Injil, Rasul Besar Yohanes 3:16).
Kalimat/Firman Allah, yaitu Isa Al-Masih, datang ke dunia untuk memerdekakan setiap orang yang hidup dalam kegelapan dan ikatan belenggu dosa. “. . . kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu." (Injil, Rasul Besar Yohanes 8:32).
Demikianlah Al-Quran memberi penilaian terhadap Injil. Dalam Injil ada petunjuk, bukan hanya dapat digunakan untuk memutuskan sebuah perkara, tetapi juga untuk memastikan wahyu yang diterima oleh Muhammad.

[Staff Isa dan Islam – Kiranya Pembaca dapat menyelidiki lebih dalam tentang Keselamatan dalam Isa Al-Masih]

0 Response to "Kitab Injil"

Post a Comment

Popular Posts

Popular Posts